terlepas dr pro kotra imunisasi, saya ingin share ttg imunisasi ya, sedikit seperti yang saya tau.
bunda dan anak bunda sudah di imunisasi atau belum nih? seperti saat ini sedang gencar ya penggalakan imunisasi dr pemerintah, sampai ada iklannya di tivi.
menurut saya imunisasi cukup penting bun, karena memberikan bekal kekebalan pada tubuh (baik bayi maupun dewasa). kalau dibilang orang jaman dulu gak pakai imunisasi juga sehat, kenapa sekarang harus? jaman sudah berubah ya, saat ini lingkungan tempat kita berada tidak alami seperti dulu, sudah banyak polutan, makanan yang kita konsumsi juga sudah terkontaminasi macam2 zat kimia, belum lagi gaya hidup yang sangat berbeda, sehingga kemungkinan terkena penyakit pun lebih besar,
imunisasi tidak hanya pada bayi lo, untuk yang sudah dewasa juga kok, istilah lainya pemberian vaksin. contohnya saat mau menikah dan hamil wanita kan diberikan vaksin TT, apa itu? tetanus toxoid, ini dilakukan untuk memberikan kekebalan dan menghindari inveksi tetanus yang mematikan, inveksi tatanus dapat terjadi di kula yang terbuka (proses persalinan) dan tindakan dengan alat yang tidak steril. nah jaman dulu jamannya melahirkan pakai dukun beranak banyak kasus kematian bayi/ibu dikarenakan tetanus ini. so ayo jangan takut disuntik ya. imunisasi ini gratis kok di puskesmas, saya 2x imunisasi ini, pertama saat sebelum nikah, kedua saat hamil.
lanjut imunisasi pada bayi ya. berikut kutipan jadwal imunisasinya :
Rekomendasi imunisasi berlaku mulai 1 Januari 2014.
- Vaksin Hepatitis B. Paling baik diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir dan didahului pemberian injeksi vitamin K1. Bayi lahir dari ibu HBsAg positif, diberikan vaksin hepatitis B dan imunoglobulin hepatitis B (HBIg) pada ekstremitas yang berbeda. Vaksinasi hepatitis B selanjutnya dapat menggunakan vaksin hepatitis B monovalen atau vaksin kombinasi.
- Vaksin Polio. Pada saat bayi dipulangkan harus diberikan vaksin polio oral (OPV-0). Selanjutnya, untuk polio-1, polio-2, polio-3 dan polio booster dapat diberikan vaksin OPV atau IPV, namun sebaiknya paling sedikit mendapat satu dosis vaksin IPV.
- Vaksin BCG. Pemberian vaksin BCG dianjurkan sebelum 3 bulan, optimal umur 2 bulan. Apabila diberikan sesudah umur 3 bulan, perlu dilakukan uji tuberkulin.
- Vaksin DTP. Vaksin DTP pertamadiberikan paling cepat pada umur 6 minggu. Dapat diberikan vaksin DTwP atau DTaP atau kombinasi dengan vaksin lain. Untuk anak umur lebih dari 7 tahun DTP yang diberikan harus vaksin Td, di-booster setiap 10 tahun.
- Vaksin Campak. Campak diberikan pada umur 9 bulan, 2 tahun dan pada SD kelas 1 (program BIAS).
- Vaksin Pneumokokus (PCV). Apabila diberikan pada umur 7-12 bulan, PCV diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan; pada umur lebih dari 1 tahun diberikan 1 kali. Keduanya perlu dosis ulangan 1 kali pada umur lebih dari 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Pada anak umur di atas 2 tahun PCV diberikan cukup satu kali.
- Vaksin Rotavirus. Vaksin rotavirus monovalen diberikan 2 kali, vaksin rotavirus pentavalen diberikan 3 kali. Vaksin rotavirus monovalen dosis I diberikan umur 6-14 minggu, dosis ke-2 diberikan dengan interval minimal 4 minggu. Sebaiknya vaksin rotavirus monovalen selesai diberikan sebelum umur 16 minggu dan tidak melampaui umur 24 minggu. Vaksin rotavirus pentavalen: dosis ke-1 diberikan umur 6-14 minggu, interval dosis ke-2, dan ke-3 4-10 minggu, dosis ke-3 diberikan pada umur kurang dari 32 minggu (interval minimal 4 minggu).
- Vaksin Varisela. Vaksin varisela dapat diberikan setelah umur 12 bulan, namun terbaik pada umur sebelum masuk sekolah dasar. Bila diberikan pada umur lebih dari 12 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.
- Vaksin Influenza. Vaksin influenza diberikan pada umur minimal 6 bulan, diulang setiap tahun. Untuk imunisasi pertama kali (primary immunization) pada anak umur kurang dari 9 tahun diberi dua kali dengan interval minimal 4 minggu. Untuk anak 6 – <36 bulan, dosis 0,25 mL.
- Vaksin Human papiloma virus (HPV). Vaksin HPV dapat diberikan mulai umur 10 tahun. Vaksin HPV bivalen diberikan tiga kali dengan interval 0, 1, 6 bulan; vaksin HPV tetravalen dengan interval 0, 2, 6 bulan.
sumber : jadwal imunisasi
imunisasi bisa dilakukan di puskesmas, bidan ataupun dokter, kandungan imun nya sama kok, yang berbeda hanya harga dan puplemen tambahannya. kalau dipuskesmas gratis, karena disubsidi pemerintah, di bidan harga terjangkau, saya sendiri imunisasi anak dibidan, dengan biaya 50rb sekali imunisasi. kalau di dokter biaya 200-500rb per imunisasi, kok mahal? iya donk coz ada biaya konsul dokternya heheheee. tapi memang ada yang mahal karena ada yang tidak disertai demam, nah imun ini yang biasanya mahalan. tinggal pilih yang mana aja bunda. monggo
0 Response to "imunisasi yuk"
Post a Comment